Apa Alloh dirugikan ?

•June 10, 2008 • 1 Comment

Salam,

Pendapat ini terinpirasi demo-demoan anti dan pro terhadap sekelompok orang yang di cap sesat oleh kelompok lain yang memiliki label legitimasi otonom keagamaan. ..

Oalah..kok serius banget jadinya, …

Berapa lama lagi kita harus bersabar, berapa lama lagi kita harus cemas, bahwa islam tak jadi kecil karena ada tafsir yang berbeda atas ajaran yang menawarkan kedamaian tersebut. Alloh dan Muhammad tak akan terhina karena ada ‘Rasul’ lain yg dipercayai kelompok tersebut, bahkan jika semua manusia berpaling dan tak menyembah Alloh, Sang Khalik tak kemudian jadi kehilangan muka ?

Belajarlah islam yang benar-benar luar dan dalam anda akan paham Alloh gak butuh yang seperti itu ….dia MAHA atas segala-galanya …..

Ayah sholat itu apa..?

•May 30, 2008 • 3 Comments

Salam,

Alhamdulillah atas diperkanankan bs nulis lagi setelah sekian lama vacum, meminjam istilah sahabat saya, lagi sibuk nyari duniawi hehehehe,

berawal dari kesadaran waktu maghrib tiba, selalu menjadi kebiasaan untuk mematikan TV sejenak dan mengajak si Kecil untuk sholat, dimulai dengan membasuh muka dan anggota badan lainya, dengan cekatan gerakan sederhana itu diikutinya. dilanjut dengan gerakan sholat sebagaimana mestinya…

yang paling lucu cara dia memakai sarung dan kopiyah tidak lupa mulutnya mulai komat kamit entah do’a apa yang dibacanya. akhir alfatiha selalau diikutinya ucapan amiin panjang. sujudpun demikian kadang juga gerakannya menggelikan.

akhir salam tdk lupa tanganya diusapkannya kemuka dan berdoa’ entah apa yg dimintannya :) . tidak lupa salaman dengan saya.

itu semua kebiasaan keseharian, sangat sederhana. tapi menjadi mutlak ketika tiba saatnya nanti. terkadang dia juga bertanya sholat itu apa ? ehm lumayan berat ngejawabnya.

bagaimana menyimpelkan jawaban supaya bisa dimengerti anak seusia 3 tahunan. mas..begitu saya setiap memanggilnya, sholat itu harus dikerjakan karena Tuhan kita Alloh menyuruh demikian, sholat adalah ungkapan rasa syukur kita, sholat itu membersihkan ruhani kita, sholat itu membagun sifat kita supaya jadi orang yang baik. tidak suka berbohong, tidak suka ngganguin teman, mau dibilangin ayah bunda, nurut ama bunda guru di sekolah, mau berbagi sama teman,  itu anak yang baik.

Do you understand ? “yes iam” jawabnya sembari lari hahahaha ……malam semakin larut..

LIDAH MANUSIA [untuk saudaraku..]

•January 3, 2008 • 3 Comments

Salam,

Aku teringat Dalam suatau diskusi Imam Ghozali bersama murid2 Beliau bertanya :

“Apakah yang paling tajam di dunia ini?”… Murid-muridnya menjawab dengan serentak, “pedang”. Benar kata Imam Ghozali, tapi yang paling tajam adalah “LIDAH MANUSIA” Karena melalui lidah, Manusia selalunya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri.

Ringan tapi dalam ya…

Karena LIDAH lah kita saling fitnah, karena lidah lah kita saling menyakiti, karena lidah pula orang jadi serendah hewan derajatnya…

Mungkin penulis termasuk korban lidah hehehe, sehingga terbesit ingatan hujahtul islam alghozali diatas. Penulis hanya bisa bersabar dan berdo’a semoga para pengguna lidah yg kurang hati-hati itu segera bertaubat dan diampuni. Penulis tidak bisa seperti Rasululloh yang sanggup bertahan dengan kesabaran menghadapi cobaan ini, tapi penulis sadar ini adalah kehidupan, hanya berbuat baik dan berbuat baiklah kita dapat nilai dilingkungan lebih-lebih dimata Tuhan. Merefer nasihat Eyang Putri setiap kali sowan selalu bilang berbuat baiklah kepada siapapun jangan ada pikiran negatif, itu yg bisa menyelamatkanmu..

ehm..

Ya alam ini juga hidup, cosmos semesta ini juga hidup, mereka juga punya hak hidup yang wajib dihargai dan dihormati, bagaimana perlakuan kita sesama manusia, bagaimana perlakuan kita kepada hewan, tumbuhan dan sebagainya.

Penulis sadar, hidup ini masih berlangsung dan akan diteruskan oleh anak keturunan kita, apa susahnya sih sekarang kita berinvestasi yang baik-baik ? kasihan kelak anak keturuan kita jikalau saat ini kita mempunyai investasi yang buruk…bagaimana pertanggungan kita kelak ? akankah kita menjadi nafsu yg muthma’inah ?

Untuk saudaraku cepatlah bangun dan tersadar, semakin banyak saudaramu yang sakit karena lidahmu semakin tinggi nilai buruk investasimu …dan kasihanilah jiwamu yang gersang yang merindukan pemiliknya yg tertumpuk kotoran nafsu duniawi..

Tahun baru

•January 2, 2008 • 2 Comments

Salam,

Seperti tahun-tahun sebelumnya hingar bingar perayaan tahun baru mewarnai malam ini, tidak kecuali lingkungan perumahanku. jelang pergantian tahun benar-benar meriah dan semarak, trompet bersautan, dar der dor petasan dan kembang api menghiasai angkasa nan cemerlang. ehm benar tahun 2007 telah berlalu. maniz. pahit menjadi satu larut oleh digulung oleh waktu.

sekarang lembaran waktu telah dibuka, banyak yang harus dikerjakan, diselesaikan, sadar atau tidak. ..!

Cakd@yat

Hari ini calon haji berbondong ke Arafah

•December 17, 2007 • 3 Comments

salam,

Jum’at malam tiba-tiba hpku berbunyi, nomornya aneh dari luar negeri …assalamu’alaikum, terdengar salam mengawali. ohh ternyata mamaku telpon..iya Beliau telpon dari mekkah, mengabarkan kapan wuquf akan dimulai. saat itu aku tersadar ini adalah saatnya awal ‘pintu’ itu dibuka. hakikat wuquf sebenarnya. ehm aku terdiam seribu bahasa, tak ada kata yang keluar dari mulutku, hanya kepasrahan tiba kalimatku terbuka dengan kata wuquf adalah pintu, hanya kekuatan Alloh lah yang ada, keberserahdirian, total semua indera terasa tak berfungsi, fana, senyap hilang yang ada hanya Yang maha Tunggal. teringat akan ajaran Yang mulia Guru mursyid, datangnya jangan diharap-harap, tapi pasti datang. dengan penuh makna mama mengiyakan.

Hari ini  tiba saatnya seluruh jamaah haji melaksanakan wuquf di arafah..mudahan2an guru mursyid selalu bersama mama, papa dan mamak ..

cakday@t

•December 14, 2007 • Leave a Comment

Salam,

sunset21.gif Jum’at , hari yang sangat kunanti, hari yang berarti banget, hari dimana akhir melakukan rutinitas keseharian yang sangat menjenuhkan selama 5 hari. awal kita untuk sedikit melapangkan kepekatan pikiran, awal untuk sedikit relaks. satu nilai yang berharga kudapat hari ini, Isi waktu luang dengan berbuat..!!!bangkit sekarang  juga, kerjakan sholat, baca buku, bertasbih, merapikan meja, bersih-bersih, atau berbuat sesuatu yang bermanfaat untuk orang lain.

Selamat Ultah Sayang ..

•December 13, 2007 • 1 Comment

Terminal …

•December 12, 2007 • 2 Comments

Salam,

Pagi ini kusaksikan kesibukan luar biasa di kantor, sebagaimana keseharian segala urusan harus cepat diselesaikan. takkala sibuknya disebuah terminal pinggiran kota km 4. hilir mudik penumpang entah arah tujuannya kemana ikut mewarnai fenomena pagi ini. terminal hanyalah persinggahan sementara, tidak mungkin orang tinggal seterusnya diterminal, segala arah tujuan pastilah tidak lepas dari terminal. kitapun dalam keseharian punya terminal. diterminal orang bisa berhenti sejenak untuk melanjutkan perjalanannya, diterminal orang bisa memikirkan apa yang hendak dilakukan selanjutnya, diterminal orang bisa beristirahat sejenak. i ya benar terminal adalah persinggahan, orang sangat butuh persinggahan ini, walau sejenak. terminal sangat dibutuhkan dalam kehidupan ini. dalam rohanipun kita singgah sejenak diterminal sebelum melanjutkan perjalanan selanjutnya. diterminal kita bs evaluasi hasil sebelum perjalananan kita apakah lancar, macet, mulus dan adakendala ? kita bisa evaluasi berhasilkah ?sungguh nikmat jika bs mulus mencapainya, terminal demi terminal sampai ketujuan , untuk menemukan harapan kita harapan yang indah harapan yg kita cari ….(lanjut..)

cakday@t 

Abang …

•December 10, 2007 • 2 Comments

Salam,

Sebelum memejamkan mata ini, aku teringat peristiwa yang menarik perhatianku beberapa tahun yang lalu, seorang abang dari Medan telah berpulang. dalam perjalanan menuju peristirahatan terakhir beliau, cuaca masih hujan gerimis dan sebelumnya memang masih hujan lebat. saat liang lahat digali sama sekali air hujan tidak meyentuhnya bahkan becek sekalipun, sebagian orang yang hadir tahu persis kejadian diluar nalar itu, dugaan tertuju pada Abang kita ini, iya Beliau seorang yang istiqomah membawah amanah almarhum Ayahanda. seluruh hidupnya dicurahkan sepenuhnya untuk surau, berpuluh2 kali keliling negeri ini untuk memimpin I’tikaf menjadi kebiasaanya. Ketuju anak2nya berpendidikan tinggi bahkan ada yang sekolah diluar negeri, Alloh menjamin hidup Beliau. Saat itu sebelum tahun 90 an Abang kita ini dikabarkan sakit parah, sampai diagnosa dokter mengatakan hanya mampu bertahan beberapa tahun lg. Mengetahui hal ini Ayahanda memanggil Beliau. Benar oleh Ayahanda dimintkan kepada Alloh untuk ‘dikontrak’ lagi umur beliau sekian tahun lagi untuk memegang amanah Ayahanda. dengan cara di ‘tune in’ bagian Beliau yang dinyatakan sakit oleh dokter. alhasil Beliau kembali bugar s/d tahun 2002 an. Kini Belaiu sudah berlindung menyusul kepergian Ayahanda, lunas sudah tugas Beliau mengemban amanah Ayahanda. Abang tempatmu begitu indah sebagaimana yang dijanjikanNya, engkau masih duduk melingkar bersama Auliya’Nya menyebut AsmaNya, asma yang tidak berwujud, tidak berupa huruf, hanya getaran-getaran yang Maha cemerlang/maha ultra sonoor. mudahan2an jejak langkahmu kami bisa mengikutnya ..

cakday@t

Senyum seorang sopir

•December 10, 2007 • 1 Comment

Salam,

Gayanya yg melankolis, jika nyetir suka nyruduk lampu merah, kadang sepionnya kebalik, dan tak kalah penting jika diajak makan gak pernah nolak, walau shuut sudah makan, katanya santai ‘alhamdulilah rejeki ngga boleh ditolak’. 3 bulan sudah saya kenal dia, pertama kenal saya pikir orang sunda, terakhir ketahuan bukan hehehehe. awal jalan tidak ada senyum sekalipun dari bibirnya. waktu itu memang puasa. gak ngerti saking menahan lapar atau bagaimana jarak tempuh samarinda-sanga2 gak bersuara sama sekali. jam sudah menunjukan waktu berbuka, aku bilang sama dia nanti kita buka puasa bareng aja di warung pojok langgananku, krn enak dan sesuai kantong seorang teknisi. dia setuju tp mobil tiba2 berhenti, pas di tokok kecil , sambil  setengah terheran aku tunggu ngapain dia, dia datang sambil bawa segelas air minum, dan bilang ‘mas mari batalin puasa dulu ini sudah waktunya, rasul nyuruh kita untuk menyegerakan buka’ sambil tersenyum sumringa. ‘glek’ ya rasanya gak percaya !! senyum yg mulia…

 cakday@t