LIDAH MANUSIA [untuk saudaraku..]

Salam,

Aku teringat Dalam suatau diskusi Imam Ghozali bersama murid2 Beliau bertanya :

“Apakah yang paling tajam di dunia ini?”… Murid-muridnya menjawab dengan serentak, “pedang”. Benar kata Imam Ghozali, tapi yang paling tajam adalah “LIDAH MANUSIA” Karena melalui lidah, Manusia selalunya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri.

Ringan tapi dalam ya…

Karena LIDAH lah kita saling fitnah, karena lidah lah kita saling menyakiti, karena lidah pula orang jadi serendah hewan derajatnya…

Mungkin penulis termasuk korban lidah hehehe, sehingga terbesit ingatan hujahtul islam alghozali diatas. Penulis hanya bisa bersabar dan berdo’a semoga para pengguna lidah yg kurang hati-hati itu segera bertaubat dan diampuni. Penulis tidak bisa seperti Rasululloh yang sanggup bertahan dengan kesabaran menghadapi cobaan ini, tapi penulis sadar ini adalah kehidupan, hanya berbuat baik dan berbuat baiklah kita dapat nilai dilingkungan lebih-lebih dimata Tuhan. Merefer nasihat Eyang Putri setiap kali sowan selalu bilang berbuat baiklah kepada siapapun jangan ada pikiran negatif, itu yg bisa menyelamatkanmu..

ehm..

Ya alam ini juga hidup, cosmos semesta ini juga hidup, mereka juga punya hak hidup yang wajib dihargai dan dihormati, bagaimana perlakuan kita sesama manusia, bagaimana perlakuan kita kepada hewan, tumbuhan dan sebagainya.

Penulis sadar, hidup ini masih berlangsung dan akan diteruskan oleh anak keturunan kita, apa susahnya sih sekarang kita berinvestasi yang baik-baik ? kasihan kelak anak keturuan kita jikalau saat ini kita mempunyai investasi yang buruk…bagaimana pertanggungan kita kelak ? akankah kita menjadi nafsu yg muthma’inah ?

Untuk saudaraku cepatlah bangun dan tersadar, semakin banyak saudaramu yang sakit karena lidahmu semakin tinggi nilai buruk investasimu …dan kasihanilah jiwamu yang gersang yang merindukan pemiliknya yg tertumpuk kotoran nafsu duniawi..

~ by cakdayat on January 3, 2008.

3 Responses to “LIDAH MANUSIA [untuk saudaraku..]”

  1. wah pengalaman pribadi ya rek ?kenapa tdk dihatam ?hehehee emang palu kali sori sori, tenang bro orang kayak gini yakin haqul yakin hidupnya gak bs tenang, setiap saat mikirin orang aja jangan..jangan ..taubat mas mumpung cakdayat masih berbaik hati, kalau sudah keluar sungunya habislah kau…!!!

  2. hahaha…pengennya sih :) tp apa dengan seperti itu kita menjadi lebih baik ?apa bedahnya dengan mereka kalau kita nuruti nafsu ?tp kadang batasan itu ada mas, lihat saja nanti gak lama kok pasti alloh itu memperlihtkan hehehe

  3. wah itu adalah kepastian, kapan kita bertahan kapan kita bangkit, sabar coyyy. apa pula yg dicari didunia ini ?hanya ridho yng kita cari tul gak ?kalau yg punya ridho gak ridho ?kalau yg punya marah jadi marah ?mau kemana lagi…?????

Leave a Reply